BOGOR, KOMPAS.com — Setelah enam hari ditahan, tersangka kasus penipuan, Selly Yustiawati, akhirnya dikunjungi teman-temannya semasa sekolah dulu di SMA. Suci, sahabat Selly, menuturkan, Selly sahabat yang baik dan menyenangkan.
"Anaknya baik dan asyik kalau diajak main. Kalau kumpul bareng, dia itu anaknya ceria banget. Pokoknya nyenengin," ungkap Suci kepada Kompas.com ketika ditemui di Kepolisian Resor Kota Bogor, Sabtu (2/4/2011).
Semasa SMA, kata Suci, ia dan Selly berkelompok dengan dua teman perempuan lainnya, yaitu Rida dan Febi. Keempatnya sering main bersama dan cukup dikenal oleh teman-teman SMA Muhammadiyah 18, Jakarta Selatan.
"Ya, ibaratnya dulu kami itu satu geng. Ke mana-mana bareng, ngumpul, nongkrong. Biasanya, yang cowok-cowok juga ikutan. Tapi, biarpun deket aku belum sempet tuh nginep di rumah Selly atau sebaliknya. Dia juga jarang cerita soal keluarga, curhat yang umum-umum saja," ujar Suci.
Suci juga mengaku, Selly paling dekat dengan Febi. Kebetulan rumah keduanya berdekatan. Hari ini, Febi sendiri tidak ikut datang menjenguk karena ada urusan keluarga, sedangkan Rida sedang hamil sehingga sedikit sulit untuk bepergian.
"Dengan Febi mungkin sering cerita karena kebetulan rumah mereka dekat dan sering pulang bareng," ujarnya.
Meskipun bersahabat, kata Suci, ia tidak pernah tahu keberadaan Selly, terutama saat menghilang selama 20 hari dan tidak masuk sekolah hingga akhirnya dikeluarkan. Bahkan, alasan Selly menghilang pun tidak pernah diketahuinya.
"Sedih sudah pasti. Sekian lama enggak ketemu, ketemunya dalam keadaan kayak begini. Prihatin lihat keadaan dia sekarang. Tapi, dia baik kok kondisinya, cuma masih shock saja," kata Suci.
Seperti diberitakan, Selly Yustiawati adalah buronan polisi sejak 2010 atas kasus penipuan. Dia ditangkap oleh Polsek Denpasar Selatan di Denpasar, Bali, Senin (28/3/2011), saat sedang berlibur bersama kekasihnya, Bima Maulana.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang